m.depnakertrans.go.id m.depnakertrans.go.id
Kementerian Tenaga Kerja Dan Transmigrasi
Penjelasan mengenai upah sehari

1. Sesuai ketentuan Pasal 77 ayat (2) UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, bahwa wakru kerja adalah: a.7 (tujuh) jam 1 (satu)hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 6 hari kerja dalam 1 (satu)minggu; atau b.8 (delapan) jami 1 (satu) hari atau (40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu ) minggu. 2. Berdasarkan pengaturan waktu kerja di atas, maka untuk menentukan upah perhari sesuai ketentuan Pasal 15 ayat (2) Permenaker NO. PER- 01/MEN/1999 untuk: a. Perusahaan yang menggunakan waktu kerja 6 (enam) hari dalam seminggu, upah bulanan dibagi 25 (dua puluh lima). b.Perusahaan yang menggunakan waktu kerja 5 (lima) hari dalam seminggu, upah bulanan dibagi 21 (dua puluh satu). 3. Adapun peraturan yang mengatur upah sehari dihitung dari upah sebulan dibagi 30 (tiga puluh) hari, dapat disampaikan bahwa UU Ketenagakerjaan tidak mengaturnya. Namun, dalam hal pekerja diputuskan hubungan kerja dan upahnya dibayar atas dasar perhitungan harian,maka penghasilan sebulan adalah sama dengan 30 kali penghasilan sehari, vide Pasal 157 ayat (2) UU Ketenagakerjaan Nomor 13/2003. 4. Berdasarkan hal tersebut, maka perhitungan upah sehari dilakukan sesuai angka 2 di atas.